Jumat, 22 Agustus 2014

Pengamen Tua dan Anak Kecil

Dia berkisah
Dengan derai di pelupuk mata
Dan nyawa di pangkuannya

Dia kini bersajak
Dengan hari, makin senja
Dan esok, nyawa yang berbeda

Tugu
Saksi bisu, tinggalkan beku
Aspal
Tilas tapal, liukkan terjal

Pada pagi, lagu-lagu berdendang
Pada siang, bulir peluh beranak
Pada sore, jerit raga berontak
Pada malam, ribu isak menggenang

Terik, tak hanya terik dicecap
Dingin, tak hanya dingin merasuk
Liar-liar dunia terekam

Tangis!
Nyawa itu bercerita....
Hanya tangis

Tangis!
Senja itu bersua....
Dengan tangis




Wanda Sp
Sleman, 22 Agustus 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar